Problem A : luas permukaan
Time limit : 1 detik
The Problem :
Diketahui sebuah pipa dengan bentuk seperti pada gambar berikut:

Buatlah sebuah program untuk menghitung LUAS PERMUKAAN pipa tersebut jika diketahui panjang pipa, panjang jari-jari lingkaran rongga dalam pipa dan jarak lingkar terjauh antara lingkaran rongga dalam dan lingkaran pelapis luar.
Untuk diketahui:
3.14 adalah asumsi nilai phi (22/7)
r adalah jari-jari lingkaran rongga dalam
p adalah panjang pipa
R adalah jari-jari lingkaran pelapis luar yang didapat dari (2r+d)/2
d adalah jarak lingkar terjauh
INPUT :
Baris pertama dari input merupakan angka, N, merepresentasikan jumlah test case (0 < N < 100). Setiap test case terdiri dari 1 baris. Dan di setiap baris terdapat 4 integer (r,d,p,R) dengan range 1 < r/d/p/R < 100. Antara satu integer dengan integer lainnya dipisahkan dengan spasi. Input diakhiri dengan baris yang berisikan angka 0.
OUTPUT:
Untuk setiap test case, output terdiri dari satu bilangan real (2 angka di belakang separator) yang merepresentasikan Luas Permukaan Pipa tersebut. Antara output yang satu dengan output berikutnya dipisahkan dengan satu baris.
Sample Input
3
10 10 10 15
12 34 56 29
23 78 98 62
0
Sample Output
2355.00
18796.04
73130.60
Problem B : bookletter
Problem Setter : FAZ
Time Limit : 3 detik
Problem description
PT. PeTeAN akan membangun purwarupa mesin pembuat booklet bernama BOOKLETER. Booklet yang dihasilkan oleh Bookleter berukuran A5 (seukuran kertas A4 yang dilipat jadi dua pada sisi panjangnya dan dijilid di sebelah kirinya).
Berikut akan dijelaskan secara ringkas cara kerja Bookleter. Mesin menerima masukan berupa file dengan sejumlah halaman berisi tulisan atau gambar atau keduanya. Di dalam mesin, ada program yang akan mengatur tata letak halaman asli pada kertas-kertas booklet. Setelah tata letak ditentukan, kertas A4 dengan orientasi landscape dicetak halaman depan dan belakangnya. Setelah semua lengkap tercetak, kertas-kertas booklet ditumpuk, di-staples ditengah, kemudian dilipat dua hingga berukuran A5.
Sebagai programmer di PT tersebut, anda diminta membuat program Bookleter_1.0 yang akan melakukan penentuan tata letak halaman. Berikut beberapa panduan dalam pembuatan Bookleter_1.0:
INPUT
Baris pertama dari input merupakan angka, N, merepresentasikan jumlah test case. Setiap test case terdiri dari satu baris. Dan di setiap baris terdapat 2 integer yaitu A dan B (0 < A/B < 100) yang dipisahkan dengan spasi. A merupakan jumlah halaman dokumen asli yang akan dijadikan booklet dan B adalah jumlah halaman dokumen asli yang akan ditampilkan pada tiap halaman booklet. Input diakhiri dengan baris yang berisikan angka 0.
OUTPUT
Untuk setiap test case, output terdiri Program akan menghasilkan tata letak halaman asli (diwakili dengan nomor halaman) pada tiap halaman booklet
- Urutan kemunculan pada booklet sesuai urutan halaman asli
- Tiap halaman booklet (A5) maksimal memuat 2 kolom halaman asli -yang telah diperkecil-
- Penempatan dilakukan per baris mulai dari kiri atas tiap halaman booklet
- Bagian kosong booklet diisi dengan '0'
- Jika memerlukan lebih dari satu kertas A4, penulisan tata letak dimulai dari kertas A4 terdalam dan nomor halaman booklet terkecil
Contoh input dan output ada di halaman kedua
CONTOH 1
INPUT :
8 1
OUTPUT :
3 - 6
-----
4 - 5
1 - 8
-----
2 - 7
CONTOH 2
INPUT :
22 3
OUTPUT :
8 7 - 17 16
0 9 - 0 18
-------------
10 11 - 13 14
12 0 - 15 0
2 1 - 0 22
0 3 - 0 0
-----------
4 5 - 19 20
6 0 - 21 0
Problem C : Simply Subset
Time : 1 detik
Problem setter : RMB
Deskripsi Persoalan
Untuk dapat menjadi juara dalam kontes pemrograman Gemastik, Anda harus dapat menjawab soal “simply subset” ini sebagai salah satu syaratnya. Pada soal ini, Anda harus menentukan hubungan antar pasangan himpunan.
Input
Baris pertama menyatakan banyaknya test cases. Setiap test case terdiri atas pasangan baris yang menyatakan:
baris pertama adalah himpunan A
baris kedua adalah himpunan B
Setiap himpunan terdiri atas n (1 n 100.000, menyatakan ukuran himpunan) dan n bilangan integer yang berbeda yang merupakan elemen himpunan.
Seluruh elemen himpunan berada pada range -1.000.000.000 hingga 1.000.000.000. Elemen-elemen input dipisahkan oleh spasi antar kata dan baris.
Output
Untuk setiap test case, akan menghasilkan salah satu output berikut ini:
A is a proper subset of B
B is a proper subset of A
A equals B
A and B are disjoint
I’m confused !
5
2 55 27
2 55 27
3 9 24 1995
2 9 24
3 1 2 3
4 1 2 3 4
3 1 2 3
3 4 5 6
2 1 2
2 2 3
A equals B
B is a proper subset of A
A is a proper subset of B
A and B are disjoint
I'm confused!
Problem D : Fibonacci
Time : 1 detik
Kategori : Mudah
Problem Setter : RSW
Kalian pasti tahu deret Fibonacci kan ?
Sebagai contoh, bila kita ingin membuat deret fibonacci dengan n = 5, maka kita dapatkan :
1 1 2 3 5 8
Bila n kita beri nilai 1, maka akan menghasilkan :
1 1
Hmm, nah sekarang bisakah kalian membantu saya dalam menghitung berapa banyak bilangan prima yang ada di dalam deret Fibonacci dan berapa jumlah dari bilangan-bilangan prima tersebut ?
INPUT
- Program menerima satu masukan, yaitu:
1. jumlah suku Fibonacci yang dikehendaki (n), dimana n merupakan bilangan bulat dengan rentang nilai 0 < N < 1000000000
OUTPUT
- Program akan menghasilkan dua output, yaitu
Integer pertama merepresentasikan banyaknya bilangan prima yang terdapat di deret Fibonacci tersebut.
Integer kedua merepresentasikan jumlah dari bilangan-bilangan prima yang terdapat di deret Fibonacci tersebut.
Integer pertama dan kedua dipisahkan oleh baris.
|
CONTOH INPUT 1 : |
CONTOH OUTPUT 1 : |
|
8 |
4 23 |
|
CONTOH INPUT 2 : |
CONTOH OUTPUT 2 : |
|
2 |
1 2 |